Who's Online
Disclaimer
|APAPUN yang anda temui di sini adalah ekspresi pribadi | SAYA tidak mewakili lembaga manapun dan sepenuhnya tanggung jawab pribadi saya | © SILAHKAN mengambil isi blog ini, namun sangat elok jika menyertakan sumber atau rujukan | SUDILAH menegur saya dan memberikan maaf, jika menemukan karya anda terlewat dalam penyebutan sumber |
Previous Post
Sering Dibaca
Arsip
Komentar Tulisan
| Mendapatkan Akses Pr... |
|
plz dong yg premiumnya dimna kk ? |
| 27/11/07 05:04 Lagi... |
| Oleh rochimdoni |
| Pesta blogger itu...... |
|
Ayo maju terus.. jangan lupa Blogger Palu yah.. PBC gitu loh.. :roll |
| 22/11/07 00:37 Lagi... |
| Oleh fritz |
| Mendapatkan Akses Pr... |
|
plz dong premium id dan passwordnya dimna cranya kk kalau bsa kasih dong id dan paswoordnya |
| 19/11/07 18:39 Lagi... |
| Oleh rochimdoni |
| Blogger RI Kalahkan ... |
|
ngOPINI-ku Selamat menikmati rumah barunya, agak nyaman rasanya disini.... |
| 19/11/07 16:43 Lagi... |
| Oleh daeng limpo |
| Menggagas Palu Blogg... |
|
Dahysat Ide bagus yang harus direalisasikan dengan segera |
| 19/11/07 08:23 Lagi... |
| Oleh Anggara |
My BlogLog
| New Deal di Sahid |
|
|
|
| The News - Latest News | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ditulis Oleh andimiswar | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sabtu, 03 November 2007 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lampu jalan di kawasan Cikini mulai berpendar. Senja sepertinya datang lebih awal. Awan hitam yang menggantung di langit Jakarta penyebabnya. Minggu sore ini, saya dan Ochan sudah harus meninggalkan Hotel Sofyan. Tiket pulang hadiah dari XL telah dipesan untuk penerbangan Selasa pagi. Sebenarnya kami bingung untuk nginap dimana. Sebelumnya, kepada Ochan saya mengusulkan untuk nginap di Mess Pemda Sulteng. "Chan, kalo mess Pemda Sulteng full, kita nginap di Mess Jid (baca: mesjid)," usulku setengah berkelakar. Ochan dengan gayanya yang khas cuma menyeringai dan menjawab pendek. "Tai bebek!" Dewi fortuna yang menemani kami di Pesta Blogger masih terus membuntuti kami hingga Minggu sore itu. Adalah Hardy (Ketua KNPI Sulteng) yang menginap di tempat yang sama. Dia menawarkan kami menjadi peserta kegiatan Dialog Pemuda yang berlangsung selama dua hari (28-30/10) di Hotel Sahid. "Amanlah untuk makan dan nginap gratis," gumamku dalam hati. Sebuah minivan berwarna gelap yang disewa Hardy membawa kami meluncur ke kawasan Sudirman. Azan magrib baru saja berkumandang saat kami menjejalkan kaki di lobby Hotel.
Sekumpulan pemuda-pemudi tanggung sedang meregistrasi kepesertaan mereka. Kami pun melakukan hal yang sama. Well, kunci kamar bernomor 906 plus enam lembar kupon breakfast segera berpindah tangan dari panitia ke kami. Ngaso sebentar di kamar, kami segera menuju lantai 2 untuk having dinner. Di ruang makan ini, seratusan peserta yang tidak terlihat di lobby hotel sudah duluan menyantap hidangan yang tersedia. Sebagian besar menggunakan busana identitas organisasi mereka. Ada Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Massa (Ormas) Parpol and manymore. Tujuan kegiatan ini? Ketua Panitia Pengarah, Soepriyanto, berharap pertemuan ini bakal melahirkan deklarasi pemuda untuk berperan menuntaskan persoalan-persoalan bangsa. Soepriyanto juga berharap, di masa yang akan datang pemuda Indonesia tidak lagi terjebak pada pengkotakan-pengkotakan organisasi pemuda atau pun politik. Melainkan mereka bisa menyatukan pandangan dan langkah guna memajukan negeri ini. Dari jadwal acara, saya melihat beberapa tokoh penting menjadi narasumber. Diantaranya: Prabowo Subianto, Dr. Adhyaksa Dault (Menpora RI), Sudarsono (Mendagri), Siswono Yudo Husodo, Surya Paloh dan beberapa penggede Parpol. Masih pada jadwal, ada juga kunjungan ke Istana Wapres JK yang disertai tanyajawab, Beberapa saat kemudian, acara bertajuk "The New Deal, Membangun Kesepahaman Baru Pemuda Indonesia" dimulakan. Setelah laporan panitia, Prabowo Subianto yang ditemani AM. Fatwa tampil sebagai pembuka. CEO Nusantara Energi ini mencoba mengulas makalahnya bertajuk: Visi Kebangsaan, pemuda nasionalisme dan ekonomi. Data yang dipaparkan terkait kebijakan ekonomi nasional cukup menyita perhatian saya (mungkin peserta lainnya juga). Di luar track recordnya yang buruk di mata aktivist prodem, secara pribadi, saya menilai: materi presentasi itu cukup objektif dan inspiratif. (keknya cukup boring dibahas di sini). Malam sudah cukup larut. Menpora RI Adhyaksa yang ditunggu, akhirnya nongol juga. Sebagai keynote speaker, Adhyaksa tampil sangat aktraktif. Artikulasi panggung yang ditunjukkan Menteri asal Donggala Sulteng ini sangat impresif. Penguasaannya terhadap audience--dalam penilaian saya--memang harus dimiliki seorang level menteri. Lebih kuhusus lagi Menteri Pemuda dan Olahraga. Pengalamannya sebagai ketua KNPI sangat membantu memahami persoalan pemuda, khususnya OKP dan Ormas. Jam menunjukkan pukul 00.29 saat peserta mulai meninggalkan kursinya pada malam pembukaan itu. Kami lebih memilih kembali ke kamar 906 untuk istirahat.... Berita Terkait Add as favourites (79) | Views: 813
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| < Sebelumnya |
|---|





Lampu jalan di kawasan Cikini mulai berpendar. Senja sepertinya datang lebih awal. Awan hitam yang menggantung di langit Jakarta penyebabnya. 





















