<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rdf:RDF
	xmlns="http://purl.org/rss/1.0/"
	xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel rdf:about="http://www.andimiswar.info">
		<title>Joomla! powered Site</title>
		<description>Joomla! site syndication</description>
		<link>http://www.andimiswar.info</link>
		<image rdf:resource="http://www.andimiswar.info/images/M_images/joomla_rss.png" />
	   <dc:date>2008-08-21T18:34:54+01:00</dc:date>
		<items>
			<rdf:Seq>
				<rdf:li rdf:resource="http://www.andimiswar.info/content/view/51/2/"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://www.andimiswar.info/content/view/47/"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://www.andimiswar.info/content/view/46/2/"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://www.andimiswar.info/content/view/45/"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://www.andimiswar.info/content/view/44/"/>
			</rdf:Seq>
		</items>
	</channel>
	<image rdf:about="http://www.andimiswar.info/images/M_images/joomla_rss.png">
		<title>Powered by Joomla!</title>
		<link>http://www.andimiswar.info</link>
		<url>http://www.andimiswar.info/images/M_images/joomla_rss.png</url>
	</image>
	<item rdf:about="http://www.andimiswar.info/content/view/51/2/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2007-12-08T21:55:29+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://www.andimiswar.info</dc:source>
		<title> Menikmati &quot;Sepotong Surga&quot; di Bibir Teluk Palu</title>
		<link>http://www.andimiswar.info/content/view/51/2/</link>
		<description>AROMA laut yang berhembus bersama angin, membelai wajahku sore itu. Riak ombak tak begitu besar, namun terdengar iramanya memecah di tanggul.  Saya  mencoba serileks mungkin dengan menyandarkan kepala pada kursi plastik biru. Ya, pantai Talise, tempat yang tak pernah membosankan untuk melepaskan penat dan rantai rutinitas. Melihat gunung dan pantai dalam waktu yang elementer menimbulkan sensasi tersendiri.  Landskap alami itu dipermanis dengan kehadiran sebuah jembatan berwarna kuning yang membentang di atas hulu sungai Palu. Sebuah kombinasi yang mengundang decak kagum. Wallpaper yang biasa ditemui di layar komputer, kini ada di depan mata. Nyata!  Seorang kawan kepada saya pernah mengatakan: Jika ingin gebetan anda jatuh cinta, bawalah ke pantai Talise saat matahari terbenam dan nyatakan perasaaan anda kepadanya.  Saya sangat yakin dia akan jatuh cinta kepada anda dalam suasana itu,  sarannya dengan yakin. Saya hanya mengiyakan dalam hati kala itu.  Sembari menyeruput secangkir sarabba (air jahe dicampur sedikit santan dan susu) di bawah langit senja yang berwarna jingga, saya menyantap jagung bakar yang dioles mentega. Sore yang sempurna untukku.  Semakin sore, pengunjung kian bertambah. Mulai dari pasangan muda-mudi, mahasiswa yang pulang dari kampus, suami isteri dan anaknya serta pekerja yang pulang sore. Mereka tumplek sepanjang pantai Talise untuk sekedar menikmati pemandangan ataupun mencicipi menu yang disediakan cafe gerobak di sepanjang pantai.  Mulai dari jagung bakar, pisang goreng, pisang gepe sampai minuman penambah energi. Semuanya tersedia di kawasan itu.Tak salah jika ini menjadi tempat favorit warga kota Palu untuk mengisi waktu senggangnya [...]   </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.andimiswar.info/content/view/47/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2007-11-09T05:33:36+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://www.andimiswar.info</dc:source>
		<title>Cangkul...Cangkul yang Dalam</title>
		<link>http://www.andimiswar.info/content/view/47/</link>
		<description>cangkul, cangkul, cangkul yang dalam  tanah yang longgar jagung kutanam   beri pupuk supaya subur  tanamkan benih dengan teratur  jagungnya besar lebat buahnya  tentu berguna bagi semua   cangkul, cangkul, aku gembira  menanam jagung di kebun kita  ....   LAGU ciptaan Ibu Sud untuk anak-anak ini, sebentar lagi akan menjadi nyanyian petani di Kota Palu dan sekitarnya. Keberhasilan Gorontalo dengan agrobisnis jagung sepertinya telah menginspirasi banyak pimpinan daerah melirik potensi ini. Kota Palu yang sedang berbenah, juga akan menjajal faedah komoditas ini.   Pemerintah Kota Palu melalui Tim Percepatan Pembangunan Kota Palu (TPPKP) akan segera merilis program budidaya penanaman jagung (Zea mays L) (http://id.wikipedia.org/wiki/Jagung). Program pemberdayaan ini akan menyusul program lainnya seperti budidaya rumput laut, jarak pagar dll.   Dalam diskusi informal di kediaman Mulhanan Tombolotutu (http://mulhanan.co.nr/) (Ketua DPRD Kota Palu) terbentuk sebuah panitia khusus (8/11). Panitia ini akan mempersiapkan seremonial penanaman secara simbolis oleh Walikota Palu Rusdy Mastura pertanda dimulakannya program ini. Seremonial ini akan dihelat pada pekan ketiga bulan November di Kelurahan Kayumalue Ngapa Kecamatan Palu Utara. Camat Palu Utara, Sudaryano Lamangkona (http://sudaryano.blogspot.com/)  yang hadir saat itu didaulat menjadi ketua panitia.....  </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.andimiswar.info/content/view/46/2/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2007-11-03T01:56:50+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://www.andimiswar.info</dc:source>
		<title>New Deal di Sahid</title>
		<link>http://www.andimiswar.info/content/view/46/2/</link>
		<description>Lampu jalan di kawasan Cikini mulai berpendar. Senja sepertinya datang lebih awal. Awan hitam yang menggantung di langit Jakarta penyebabnya.  Minggu sore ini, saya dan Ochan (http://ochansangadji.co.nr/)  sudah harus meninggalkan Hotel Sofyan (http://sofyanhotel.com/). Tiket pulang hadiah dari XL (http://nyambungterus.com/index.php?xl=Utama.berita id=3988c7f2988ebcb200758c6ce93210b957b6f332)  telah dipesan untuk penerbangan Selasa pagi.   Sebenarnya kami bingung untuk nginap dimana. Sebelumnya, kepada Ochan saya mengusulkan untuk nginap di Mess Pemda Sulteng (http://sulteng.go.id/).  Chan, kalo mess Pemda Sulteng full, kita nginap di Mess Jid (baca: mesjid),  usulku setengah berkelakar. Ochan dengan gayanya yang khas cuma menyeringai dan menjawab pendek.  Tai bebek!    Dewi fortuna yang menemani kami di Pesta Blogge (http://pestablogger.com/)r (http://pestablogger.com/) masih terus membuntuti kami hingga Minggu sore itu. Adalah Hardy (Ketua KNPI Sulteng (http://litbang-knpi.blogspot.com/)) yang menginap di tempat yang sama. Dia menawarkan kami menjadi peserta kegiatan Dialog Pemuda (http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=48060)  yang berlangsung selama dua hari (28-30/10) di Hotel Sahid (www.hotelsahidjaya.com/).  Amanlah untuk makan dan nginap gratis,  gumamku dalam hati. Sebuah minivan berwarna gelap yang disewa Hardy membawa kami meluncur ke kawasan Sudirman. Azan magrib baru saja berkumandang saat kami menjejalkan kaki di lobby Hotel.  </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.andimiswar.info/content/view/45/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2007-11-01T00:50:19+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://www.andimiswar.info</dc:source>
		<title>Pesta blogger itu....</title>
		<link>http://www.andimiswar.info/content/view/45/</link>
		<description>Matahari Jakarta baru saja menyembul dari balik gedung2 jangkung. Setelah menitip kunci pada resepsionis hotel Sofyan (http://sofyanhotel.com/), saya dan Ochan (http://ochansangadji.co.nr/) bergegas menyetop sebuah taksi biru. Ya, kami akan menuju Grand Indonesia tempat Pesta Blogger (http://pestablogger.com/)  2007 (PB 2007) akan dihelat [27/10]. Hari masih pagi. Jam menunjukkan pukul 08.07 WIB saat kami tiba di Grand Indonesia. Lift kemudian mengangkat kami menuju lantai 8 blitz megaplex. Kuatir tidak mendapat tempat, kami sengaja datang sepagi mungkin untuk registrasi. Alhasil, entry code yang kami dapat dari panitia memastikan bahwa tempat masih tersisa untuk kami berdua. Donasi Rp100 ribu per orang tidak ketinggalalan tentunya.Menit demi menit berlalu, jumlah peserta pun mulai menggemuk. Semuanya datang dengan raut muka yang sumringah. Ekspresi yang wajar. Bukankan ini sebuah pesta? Wimar (www.perspektif.net/)  bersama sejumlah perspektif (http://perspektif.net/)nya itu. Di sofa yang bundar itu, Wimar menerima jabat salam beberapa blogger. Kami salah satunya. </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.andimiswar.info/content/view/44/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2007-10-25T00:03:48+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://www.andimiswar.info</dc:source>
		<title>Blogger RI Kalahkan Jepang dan Taiwan</title>
		<link>http://www.andimiswar.info/content/view/44/</link>
		<description>Menyambut Pesta Blogger 2007 di Jakarta     KALAU biasanya setiap tahun majalah Time memilih sosok tertentu sebagai Man of the Year, makan pada 2007 justru tidak ada tokoh dunia yang dipilih sebagai Man of the Year 2006. Apa yang tejadi? Time memilih masyarakat yang disimbolkan dengan kata  You (Anda)  sebagai sebagai Man of the Year.   Alasannya, pada 2006 orang dapat dengan mudah mengekpresikan dirinya sendiri, baik dalam bentuk opini, unek-unek, maupun buah pikiran, dan lain, di internet setelah munculnya web 2.0. Berbagai blog alias situs pribadi di internet bermunculan bak cendawan di musin hujan. </description>
	</item>
</rdf:RDF>
